Website Desa adalah sebuah sarana untuk menampilkan informasi yang ada di dalam desa secara luas, cepat dan mudah diakses. Menampilkan potensi desa dan kekayaan desa seperti pariwisata, budaya, dan produk-produk desa dalam bentuk tulisan maupun media gambar dan video, sehingga dapat dijadikan sebagai sarana promosi potensi dan kekayaan desa. Mempermudah dalam mendapatkan informasi tentang program-program desa, pengumuman dan berita-berita terkini seputar kegiatan desa. Bagi pemangku kebijakan, Website Desa dapat dijadikan sebagai sarana melakukan transparansi informasi pembangunan dan pemanfaatan dana dari pusat, daerah dan desa.

FUNGSI

Memberikan infromasi lengkap mengenai desa : berita, wilayah, sejarah, kependudukan, pembangunan, lembaga, budaya dan potensi desa. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 82 dan 86, mengenai pengembangan sistem informasi desa yang dapat diakses oleh masyarakat desa dan pemangku kepentingan lainnya

SEKILAS WEBSITE DESA

Desa bukan sekedar kumpulan orang dalam suatu wilayah ataupun sebagai unit administratif birokratis. Lebih dari itu, desa adalah “negara kecil” yang berfungsi sebagai basis politik, basis pemerintahan, basis ekonomi dan basis sosial budaya. Sebagai basis sosial, desa menjadi tempat menyemai dan merawat modal sosial sehingga desa mampu bertenaga secara sosial. Sebagai basis politik, desa menyediakan arena kontestasi politik bagi kepemimpinan lokal sekaligus arena representasi dan partisipasi warga dalam pemerintahan dan pembangunan desa. Sebagai basis ekonomi, desa mempunyai aset-aset ekonomi seperti SDM, hutan, kebun, sawah, kerajinan, pantai, sungai, pasar dan potensi lainnya yang bermanfaat untuk sumber penghidupan bagi warga.

Dalam merancang strategi yang dimaksud, pemerintah desa perlu memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

A. Keterpaduan pembangunan desa, dimana kegiatan yang dilaksanakan memiliki sinergi dengan kegiatan pembangunan yang lain.
B. Partisipatif, dimana masyarakat terlibat secara aktif dalam kegiatan dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pemanfaatan.
C. Keberpihakan, dimana orientasi kegiatan baik dalam proses maupun pemanfaatan hasil kepada seluruh masyarakat desa. dan mengikuti perkembangan IPTEK, untuk pelayanan informasi publik seperti website.

TUJUAN MEMBANGUN WEBSITE DESA

Adapun tujuan yang dapat diperoleh dari pembangunan website desa adalah sebagai berikut :

1.Publikasi keberadaan Desa ke Indonesia bahkan Internasional
2.Menginformasikan profil dan seluruh potensi Desa
3.Mempermudah masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Desa, sebagai bentuk keterbukaan informasi publik
masyarakat dapat memberikan dan mendapatkan informasi dengan cepat tanpa hambatan apapun, dalam rangkaian percepatan pembangunan desa.
4.Program-program Desa, Foto-foto kegiatan desa, Video pun dapat diakses di seluruh dunia
5.Pasar desa online, akan menyajikan seluruh potensi industri kreatif desa bisa berpromosi diwebsite desa
6.Pengumuman desa, dapat diakses dengan mudah oleh seluruh warga desa yang ada di seluruh indonesia bahkan yg sedang merantau ke luar negeri
7.Berita terkini program desa, dapat memberikan informasi kepublik berbagai aktivitas pembangunan desa sehingga bisa bersinergi dengan gerak langkah pembangunan di kabupaten / kota setempat
8Menu pasar desa online apapun jenis barangnya, semua produksi di desa itu sendiri akan dibuatkan pasar online sehingga pembeli dari seluruh dunia akan melihat dan berharap bisa membeli produk yang di onlinekan, sehigga produk produk desa dapat langsung menjangkau pembeli langsung tanpa harus ada perantara dari “makelar / tengkulak” sehingga keuntungan bisa dinikmati langsung oleh werga masyarakat langsung.

MANFAAT MEMILIKI WEBSITE DESA

Manfaat yang dapat diperoleh dari pembangunan website desa layanan publik sebagai berikut:

1.Meningkatkan citra Desa
2.Meningkatkan keunggulan kompetitif Desa
3.Meningkatkan informasi tentang keberadaan Desa
4.Citra Aparatur desa dan SDM desa akan terangkat
5.Desa kita dapat mempublikasikan dan mempromosikan berbagai potensinya kepada Dunia melalui media internet.